Perjalanan Charlie Sheen yang penuh gejolak telah menjadi tontonan bagi publik, terutama selama puncak kehancuran kariernya. Aktor yang dikenal karena perannya dalam “Two and a Half Men” ini menjadi terkenal karena perilakunya yang tidak menentu, wawancara yang aneh, dan gaya hidup yang sangat dipublikasikan yang mencakup tinggal bersama dua wanita yang ia sebut sebagai “dewinya.” Artikel ini membahas apa yang terjadi pada wanita-wanita ini dan akibat dari periode kacau Sheen.
Kebangkitan dan Kejatuhan Charlie Sheen
Kehancuran publik jersey boardwalk pizza Charlie Sheen dimulai dengan sungguh-sungguh pada awal tahun 2011. Setelah dipecat dari “Two and a Half Men” pada bulan Maret tahun itu, perilaku Sheen menjadi semakin tidak menentu. Wawancaranya dipenuhi dengan pernyataan-pernyataan aneh, dan akun Twitter-nya menjadi sumber hiburan dan kekhawatiran yang terus-menerus.
Pengenalan Para Dewi
Salah satu aspek paling aneh dari kehidupan Sheen selama periode ini adalah pengaturan hidupnya dengan dua wanita yang ia sebut “dewi-dewinya.” Wanita-wanita ini adalah Bree Olson, seorang bintang film porno, dan Natalie Kenly, seorang desainer dan model. Hubungan Sheen dengan wanita-wanita ini sangat dipublikasikan, dan ia sering berbicara tentang situasi hidup mereka yang tidak konvensional.
Bree Olson dan Natalie Kenly
Bree Olson: Lahir dengan nama Rachel Marie Oberlin, Olson adalah tokoh terkenal di industri film dewasa. Sheen sering memujinya dalam wawancara, dan ia selalu hadir selama penampilan publiknya.
Natalie Kenly: Mantan pengasuh dan model, Kenly kurang dikenal daripada Olson tetapi dengan cepat menjadi bagian dari persona publik Sheen.
Pengaturan Hidup
Dalam wawancara, Sheen menggambarkan situasi hidup yang unik di mana setiap orang memiliki tempat tidur sendiri, dan mereka bergantian mengatur waktu tidur. Para dewi juga terlibat dalam merawat putra-putra Sheen, menambah kompleksitas rumah tangga tersebut.
Kepergian Para Dewi
Meskipun Sheen mengklaim rumah tangganya harmonis, pengaturan itu hanya berlangsung singkat. Pada April 2011, Bree Olson meninggalkan Sheen dan kembali ke Midwest. Pada bulan Juni, Natalie Kenly juga pindah, meninggalkan Sheen sendirian.
Kepergian Bree Olson
Kepergian Olson merupakan pukulan telak bagi Sheen. Ia kemudian mengungkapkan dalam wawancara bahwa hubungan itu tidak seindah yang terlihat dan bahwa ia perlu kembali ke lingkungan yang lebih stabil.
Kepergian Natalie Kenly
Kepergian Kenly terjadi tak lama setelah kepergian Olson. Perilaku Sheen yang semakin tidak menentu dan perhatian media yang terus-menerus membuatnya sulit untuk tetap tinggal.
Akibatnya
Setelah kepergian para dewinya, kehidupan Sheen terus memburuk. Ia memulai tur konser, yang mendapat beragam ulasan. Salah satu penampilannya yang terkenal adalah di Gathering of the Juggalos tahunan, sebuah festival empat hari di Cave-in-Rock, Illinois.
Gathering of the Juggalos
Gathering of the Juggalos adalah festival unik yang menggabungkan musik, gulat, dan komedi. Penampilan Sheen di festival ini sangat dinantikan, dan dia tidak mengecewakan. Penampilannya dipenuhi dengan gaya bicaranya yang khas dan semakin memicu ketertarikan publik terhadap kehidupannya.